Ask
Me


Test
Drive


Find


Brochure

Click
Me

Back
to Top

Bukan Sekadar Fitur! Honda Sensing Bisa Selamatkan Nyawa Kamu di Jalan Begini Cara Kerjanya

  News /   23 April 2026

Ketika memilih mobil baru, banyak orang fokus pada tampilan, kapasitas mesin, atau kenyamanan interior. Tapi ada satu aspek yang jauh lebih penting namun sering diabaikan: teknologi keselamatan aktif. Dan dalam hal inilah Honda hadir dengan salah satu inovasi paling signifikan di industri otomotif Indonesia — Honda Sensing.

Honda Sensing bukan fitur tambahan yang sekadar mempermanis brosur. Ini adalah sistem keselamatan aktif berbasis sensor dan kamera yang bekerja secara real-time untuk mendeteksi potensi bahaya dan membantu pengemudi menghindari kecelakaan — bahkan sebelum kamu sempat bereaksi. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa itu Honda Sensing, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa teknologi ini sangat relevan khususnya untuk berkendara di kondisi jalan luar Jawa.

Apa Itu Honda Sensing?

Honda Sensing adalah sistem keselamatan aktif dan bantuan pengemudi — atau dalam istilah teknisnya disebut Advanced Driver Assistance System (ADAS) — yang dikembangkan Honda sebagai bagian dari komitmen global mereka terhadap visi "Safety for Everyone": kehidupan bebas kecelakaan lalu lintas untuk semua pengguna jalan, bukan hanya pengemudi kendaraan pribadi.

Sistem ini bekerja menggunakan kombinasi dua sensor utama yang dipasang di bagian depan kendaraan: pertama, Millimeter-Wave Radar yang terletak pada Front Grille untuk mendeteksi objek pada jarak jauh; dan kedua, Monocular Camera yang dipasang di bagian dalam kaca depan yang mampu mengidentifikasi pejalan kaki, kendaraan lain, marka jalan, dan berbagai objek dalam radius sekitar 60 meter di depan kendaraan.

Kombinasi dua sensor ini memungkinkan Honda Sensing mendeteksi situasi berbahaya dengan akurasi tinggi — termasuk pejalan kaki yang sering sulit dideteksi oleh sensor tunggal — dan mengambil tindakan pencegahan secara otomatis dalam hitungan milidetik.

6 Fitur Utama Honda Sensing dan Cara Kerjanya

1. Collision Mitigation Braking System (CMBS) — Pengereman Otomatis Cegah Tabrakan

CMBS adalah fitur inti dari Honda Sensing. Sistem ini terus memantau kondisi di depan kendaraan menggunakan radar dan kamera. Ketika sistem mendeteksi potensi tabrakan dengan kendaraan di depan, pejalan kaki, atau pengendara sepeda, CMBS memberikan respons bertahap:

  • Peringatan audio dan visual di layar Multi Information Display
  • Pengencangan sabuk pengaman secara otomatis
  • Penerapan rem secara bertahap untuk meminimalisir kecepatan benturan — bahkan menghentikan kendaraan sepenuhnya jika situasi memungkinkan

CMBS aktif saat perbedaan kecepatan antara kendaraanmu dan objek di depan melebihi 15 km/jam, dan radar mulai memantau sejak kecepatan kendaraan di atas 15 km/jam. Fitur ini sangat relevan di jalan-jalan luar Jawa yang sering memiliki pejalan kaki, hewan ternak, atau kendaraan lambat di jalur yang sama tanpa rambu peringatan.

2. Adaptive Cruise Control (ACC) — Kecepatan Otomatis dengan Jaga Jarak Cerdas

Berbeda dari cruise control konvensional yang hanya mempertahankan kecepatan tetap, ACC Honda secara cerdas menyesuaikan kecepatan kendaraan berdasarkan jarak aman dengan kendaraan di depan. Jika kendaraan di depan melambat, ACC akan otomatis mengurangi kecepatan Honda kamu dan menjaga jarak aman — tanpa perlu menginjak rem secara manual. Saat kendaraan di depan kembali melaju, sistem akan mengakselerasi kembali secara otomatis.

Fitur ini sangat membantu dalam perjalanan jarak jauh di luar Jawa, terutama di ruas jalan nasional yang panjang dan lurus, di mana kelelahan pengemudi menjadi faktor risiko kecelakaan yang nyata.

3. Lane Keeping Assist System (LKAS) — Jaga Posisi di Jalur

LKAS bekerja aktif saat kendaraan melaju di kecepatan 72 km/jam atau lebih. Sistem ini menggunakan kamera untuk mendeteksi marka jalan dan memantau posisi kendaraan di dalam jalurnya. Jika Honda kamu mulai menyimpang dari jalur tanpa memberikan sinyal belok, LKAS memberikan dua respons: getaran pada kemudi sebagai peringatan, dan koreksi torsi ringan untuk mengembalikan posisi kendaraan ke tengah jalur.

Fitur ini sangat berguna dalam perjalanan panjang ketika pengemudi mulai lelah atau kurang fokus — kondisi yang umum terjadi dalam road trip lintas kota di luar Jawa.

4. Road Departure Mitigation System (RDM) — Cegah Keluar dari Badan Jalan

RDM memberikan perlindungan yang lebih agresif dibandingkan LKAS. Jika sistem mendeteksi kendaraan berpotensi keluar dari badan jalan — misalnya ke bahu jalan, parit, atau tebing — RDM memberikan peringatan getaran dan visual, sekaligus mengintervensi kemudi lebih kuat untuk mencegah kendaraan keluar jalur.

Fitur ini sangat krusial untuk jalan-jalan Trans Sulawesi dan ruas pegunungan Kalimantan yang memiliki banyak tebing dan jurang di sisi jalan dengan minim pembatas.

5. Auto High Beam — Visibilitas Malam yang Optimal Secara Otomatis

AHB aktif saat kendaraan melaju di atas 40 km/jam dengan tuas lampu dalam posisi auto. Sistem ini secara otomatis beralih antara lampu jauh dan lampu dekat berdasarkan kondisi di depan kendaraan — menyalakan lampu jauh saat jalan gelap dan tidak ada kendaraan lain, lalu menurunkan ke lampu dekat saat mendeteksi kendaraan dari arah berlawanan agar tidak menyilaukan pengemudi lain.

Di jalan-jalan pedesaan luar Jawa yang minim penerangan malam, AHB memberikan visibilitas maksimal sekaligus menjaga pengemudi lain tetap aman.

6. Lead Car Departure Notification (LCDN) — Jangan Sampai Ketinggalan di Lampu Merah

LCDN adalah tambahan terbaru dalam paket Honda Sensing yang pertama kali hadir di All New Honda BR-V. Saat kamu berhenti di persimpangan atau antrean panjang, dan kendaraan di depan mulai bergerak sementara kamu belum, sistem akan memberikan notifikasi pengingat melalui audio dan visual.

Fitur sederhana namun sangat praktis — terutama di tengah lalu lintas padat kota-kota besar luar Jawa seperti Medan dan Makassar, atau ketika pengemudi sempat teralihkan perhatiannya sejenak.

Source:  https://www.honda-indonesia.com/hondasensing

https://www.honda-indonesia.com/news/ada-yang-baru-di-fitur-honda-sensing-pada-all-new-honda-br-v-apa-itu