Ask
Me


Test
Drive


Find


Brochure

Click
Me

Back
to Top

5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Mobil Cepat Rusak

  News /   01 Januari 2026

Mobil sudah menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari—mulai dari pergi bekerja, mengantar keluarga, hingga berlibur. Karena perannya yang vital, tentu kamu ingin mobil tetap dalam kondisi prima dan tidak mudah bermasalah. Sayangnya, ada beberapa kebiasaan kecil yang tanpa sadar justru membuat umur kendaraan menjadi lebih pendek. Yuk, cek apakah kamu termasuk yang masih melakukan lima kebiasaan berikut!

  1. Melaju di Turunan dengan Gigi Netral

Menggunakan gigi netral saat menuruni jalan memang membuat mobil terasa lebih meluncur, tetapi risiko yang ditimbulkan sangat besar. Ketika kecepatan meningkat tanpa kontrol transmisi, pengereman menjadi sulit, memasukkan gigi pun lebih berisiko, dan mobil rawan hilang kendali. Agar lebih aman dan mobil tetap terjaga, gunakan gigi rendah saat melewati jalan menurun untuk mempertahankan kendali dan menjaga kecepatan tetap stabil.

  1. Terlalu Sering Menginjak Rem Mendadak

Kebiasaan mengerem secara tiba-tiba bisa membuat kampas rem cepat aus dan mengurangi respons pengereman. Cara terbaik adalah melakukan pengereman secara bertahap dari jarak yang lebih jauh. Selain membuat sistem rem lebih tahan lama, gaya berkendara ini juga membantu konsumsi BBM menjadi lebih efisien.

Baca juga: Daftar Part yang Wajib Diganti Saat Service Berkala Mobil (Lengkap & Terjadwal)

  1. Menekan Pedal Gas Secara Tiba-Tiba

Saat terburu-buru, banyak pengemudi langsung menghentak pedal gas begitu lampu hijau menyala. Padahal, lonjakan gas dari posisi diam memaksa mesin bekerja sangat keras dalam waktu singkat, membuat RPM naik drastis dan mempercepat keausan komponen. Biasakan untuk berakselerasi perlahan. Selain lebih ramah terhadap mesin, bahan bakar yang digunakan pun jadi tidak boros.

  1. Lupa Mematikan Lampu Mobil

Meninggalkan lampu kabin atau lampu eksterior menyala ketika mobil tidak digunakan adalah kesalahan umum yang bisa menguras energi aki dengan cepat. Saat mesin mati, aki bekerja sendirian tanpa bantuan alternator, sehingga kapasitas cadangan listriknya cepat habis. Jika hal ini sering terjadi, mobil bisa gagal menyala dan membutuhkan penggantian aki lebih cepat dari seharusnya.

  1. Menunda Servis Berkala

Walaupun terlihat sepele, melewatkan jadwal servis rutin dapat menyebabkan berbagai komponen mobil bekerja tidak optimal. Servis berkala penting untuk menjaga performa, memeriksa kondisi fluida, dan memastikan tidak ada kerusakan kecil yang bisa menjadi besar.

 

Kalau kamu kesulitan datang langsung ke bengkel, kamu bisa mencari dealer resmi terdekat melalui situs Honda Indonesia. Beberapa dealer juga menyediakan Pick Up Service, sehingga mobilmu dapat dijemput ke rumah dan dikembalikan setelah selesai dirawat. Praktis, bukan? Lima kebiasaan di atas tampak sederhana, tetapi dampaknya bisa sangat besar untuk kesehatan mobil. Mulai sekarang, biasakan berkendara yang lebih bijak dan rawat kendaraan sesuai anjuran agar tetap awet, nyaman, dan aman digunakan setiap hari.

 

Sumber: https://www.honda-indonesia.com/trendsetter/edisi-mei-2020/5-kebiasaan-ini-bikin-mobil-kamu-cepat-rusak