Ask
Me


Test
Drive


Find


Brochure

Click
Me

Back
to Top

Kenapa Ban Mobil Bisa Benjol

  News /   06 September 2022

Tak jarang, pemilik mobil dikagetkan dengan kondisi ban yang mengalami benjol di bagian dinding atau permukaan.

Kasus ini tak bisa dianggap remeh. Pasalnya ban mobil yang benjol sangat berbahaya, bahkan berpotensi menyebabkan pecah ban. Lantas, apa penyebabnya dinding atau permukaan ban bisa benjol?

Dikutip dari otomotif.kompas.com, Menurut Aan Nugroho Product Development Manager Otobox Supermarket Ban Indonesia, ban benjol disebabkan tekanan udara yang kurang yang kemudian mengalami kontak fisik dengan benda keras.

 

Baca juga: Bukan Karena Paku, Ternyata Penyebab Dinding Ban Mobil Bisa Bocor Halus Hal Sepele Ini

 

"Ban dengan tekanan udara rendah kemudian menabrak benda keras, seperti batu, trotoar, dan lubang, akan menyebabkan dinding ban tergencet. Gesekan berlebihan antara pelek dan permukaan jalan secara tiba-tiba, lalu membuat benang di samping ban putus," ucap Aan kepada Kompas.com, Minggu (28/8/2022).
 
Umumnya, saat kawat dinding putus ban tidak langsung benjol, tetapi akan terlihat jika proses pengisian udara. Jadi, saat udara mengisi rongga bekas kawat ban yang putus, maka akan muncul benjolan pada dinding ban.

“Kalau ada kawat samping yang putus, udara akan mengisi ruang hampa. Kemudian, penampakan fisik luar ban akan terlihat benjol," katanya. Ilham Hermawan Pemilik Bengkel Sarang Knalpot dan Ban Semarang mengatakan, tekanan udara ban yang kurang dari standar tidak baik jika dibiarkan.

 

Baca juga: Tips Jaga Bearing Kendaraan Tetap Awet

 

Ban kempis bisa menyebabkan struktur kekuatan ban berubah. "Ban kempis dalam waktu yang lama bisa menyebabkan karet ban usia pakainya lebih singkat. Kemudian, kawat ban bisa putus yang berisiko menyebabkan kerusakan ban," kata Ilham.

Untuk itu, Ilhma mengingatkan, para pemilik mobil agar rutin melakukan cek kondisi tekanan udara. Baiknya lagi, jika dibarengi cek fisik kondisi keseluruhan ban.