Ask
Me


Test
Drive


Find


Brochure

Click
Me

Back
to Top

Setelah Mudik, Cek Komponen Mobil Ini Agar Tidak Fatal

  News /   02 April 2025

Setelah melakukan perjalanan jauh saat mudik, mobil Anda pasti mengalami keausan pada beberapa bagian. Perjalanan panjang dengan medan yang bervariasi dapat menyebabkan komponen kendaraan bekerja lebih keras dari biasanya.

Untuk memastikan mobil tetap dalam kondisi prima dan tidak mengalami kerusakan yang lebih serius, ada beberapa komponen penting yang harus dicek setelah mudik. Artikel ini akan membahas bagian mobil yang wajib diperiksa agar kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan.

Kenapa Mobil Harus Dicek Setelah Mudik?

  • Mencegah Kerusakan Fatal – Komponen mobil seperti rem, oli, dan ban bisa mengalami keausan setelah perjalanan jauh. Tanpa pengecekan, risiko kerusakan lebih besar.
  • Menghindari Biaya Perbaikan Mahal – Deteksi dini kerusakan dapat menghemat biaya perbaikan besar di kemudian hari.
  • Menjaga Performa Kendaraan – Mobil yang dirawat dengan baik akan lebih nyaman dikendarai dan hemat bahan bakar.
  • Meningkatkan Keamanan – Pastikan mobil dalam kondisi optimal untuk menghindari kecelakaan akibat rem blong atau ban aus.

10 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Setelah Mudik

1. Oli Mesin dan Cairan Lainnya

Perjalanan jauh dapat membuat oli mesin lebih cepat kotor dan berkurang. Cek level oli mesin dan pastikan tidak ada kebocoran. Selain oli mesin, periksa juga oli transmisi, minyak rem, air radiator, dan cairan power steering agar mobil tetap berfungsi dengan baik.

2. Sistem Rem dan Kampas Rem

Rem yang sering digunakan saat perjalanan panjang bisa mengalami aus, terutama saat melewati turunan dan kemacetan panjang. Pastikan kampas rem tidak terlalu tipis dan periksa minyak rem. Jika rem terasa kurang pakem atau berbunyi, segera lakukan pengecekan lebih lanjut.

3. Kondisi Ban dan Tekanan Udara

Setelah menempuh ribuan kilometer, kondisi ban bisa berubah, bahkan mungkin mengalami benjol atau aus tidak merata. Periksa tekanan udara pada setiap ban, termasuk ban cadangan, agar tetap sesuai dengan standar pabrikan.

4. Aki dan Kelistrikan Mobil

Aki bekerja lebih keras saat perjalanan jauh, terutama jika AC, lampu, dan sistem audio digunakan secara terus-menerus. Cek tegangan aki, bersihkan terminal aki dari kerak, dan pastikan alternator masih bekerja dengan baik.

5. Filter Udara dan AC

Debu dan kotoran yang masuk selama perjalanan bisa menyumbat filter udara mesin dan filter AC. Jika filter terlalu kotor, segera bersihkan atau ganti untuk menjaga performa mesin dan kualitas udara dalam kabin.

6. Kaki-Kaki Mobil (Suspensi dan Shockbreaker)

Mobil yang sering melewati jalan bergelombang atau berlubang bisa mengalami kerusakan pada suspensi, shockbreaker, dan bushing-bushing kaki-kaki. Jika mobil terasa tidak stabil atau berbunyi saat melewati jalan bergelombang, segera lakukan pengecekan di bengkel.

7. Radiator dan Sistem Pendingin Mesin

Perjalanan jauh bisa menyebabkan overheating jika sistem pendingin tidak bekerja optimal. Cek kondisi radiator, selang radiator, kipas pendingin, dan cairan coolant agar tidak terjadi kebocoran atau penyumbatan.

8. Wiper dan Air Wiper

Jika melewati hujan atau jalanan berdebu, karet wiper bisa mengeras atau rusak. Pastikan wiper masih bisa menyapu air dengan bersih dan isi ulang air wiper jika habis.

9. Bodi dan Kolong Mobil

Setelah perjalanan jauh, mungkin ada kotoran, lumpur, atau bahkan karat yang menempel pada bodi dan kolong mobil. Segera cuci mobil dengan menyemprot bagian kolong agar tidak terjadi korosi.

10. Lampu dan Sistem Penerangan

Pastikan semua lampu utama, lampu rem, lampu sein, dan lampu kabin berfungsi dengan baik. Jika ada yang redup atau mati, segera ganti bohlamnya.

Tips Servis Mobil Pasca Mudik

  • Lakukan pengecekan di bengkel resmi Honda – Jika tidak yakin dengan kondisi mobil, lakukan servis menyeluruh di bengkel resmi Honda.
  • Gunakan oli dan suku cadang berkualitas – Jangan asal pilih oli atau spare part, gunakan produk yang sesuai dengan spesifikasi mobil.
  • Lakukan spooring dan balancing – Jika mobil terasa kurang stabil atau setir bergetar, lakukan spooring dan balancing untuk menjaga keseimbangan ban.
  • Periksa emisi gas buang – Pastikan emisi mobil tetap dalam batas normal agar lebih ramah lingkungan dan hemat bahan bakar.

Kesimpulan

Setelah menempuh perjalanan panjang selama mudik, pengecekan komponen mobil menjadi langkah penting untuk menjaga performa dan keamanan kendaraan. Dari oli mesin, rem, ban, hingga sistem kelistrikan, semuanya harus diperiksa agar tidak terjadi kerusakan fatal.

Jangan menunda pengecekan. Semakin cepat mendeteksi masalah, semakin kecil kemungkinan terjadi kerusakan besar yang bisa menguras kantong. Pastikan mobil kembali dalam kondisi optimal sebelum digunakan kembali untuk aktivitas sehari-hari.



Source: https://www.tempo.co/otomotif/setelah-mudik-lebaran-jangan-lupa-cek-komponen-komponen-mobil-berikut-67392